Tel: (021) 75791272 Email: sekr-pte@bppt.go.id

Surveilans Sistem Manajemen Mutu SNI ISO/IEC 17025:2008 Laboratorium Inovasi TIK

Pengakuan formal kompetensi sebuah laboratorium pengujian di Indonesia dari badan akreditasi nasional yaitu Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan sebagai dasar acuannya menggunakan standar SNI ISO/IEC 17025.

Laboratorium Inovasi TIK BPPT sejak tanggal 29 April 2015 telah mendapatkan pengakuan dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai laboratorium penguji dengan menerapkan SNI ISO/IEC 17025:2008 dalam kegiatan pengujian untuk ruang lingkup di bidang pengujian radiated emission dan kartu cerdas nirkontak.

Untuk menjaga konsistensi penerapan SNI ISO/IEC 17025:2008 dalam aktifitas kegiatan pengujian KAN akan melakukan kegiatan surveilan setiap tahun pada lab yang telah terakreditasi. Oleh karena itu pada kesempatan surveilans tahun 2017 ini, Laboratorium Inovasi TIK bermaksud juga untuk memperluas ruang lingkup akreditasi. Penambahan ruang lingkup yang diusulkan adalah bidang conducted emission dan ultrasonografi (USG).

Pada tanggal 1-2 Maret 2017 kunjungan KAN untuk kegiatan surveilan dan assesmen ini diharapkan  laboratorium Inovasi TIK akan mendapatkan saran dan rekomendasi dalam rangka perbaikan berkelanjutan sistem mutu dalam menerapkan SNI ISO 17025 : 2008 secara konsisten. Acara ini diawali dengan opening meeting yang dibuka oleh Direktur Pusat Teknologi Elektronika (PTE) - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Selanjutnya Lead Asesor, Bapak Ediyanto Abdurakhim yang didampingi ibu Dewi Kusumawardani menjelaskan berbagai hal terkait audit surveilans dan assessmen meliputi tujuan audit, jadwal dan ruang lingkup audit yang akan dilaksanakan pada hari pertama dan kedua.

Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan meninjau laboratorium penguji Kompatibilitas Elektromagnetik, Kartu Cerdas, dan Elektromedika. Komentar dan saran positif yang telah disampaikan Lead Asesor mendorong  tim laboratorium bersemangat dalam upaya untuk memelihara dan meningkatkan jaminan mutu hasil kegiatan laboratorium. Disampaikan pula bahwa laboratorium EMC, Smartcard dan Elektromedika merupakan laboratorium yang memiliki prospek cukup besar, karena masih sedikit laboratorium setara seperti yang ada di PTE ini. Terutama sekali untuk laboratorium Smartcard, mungkin hanya satu-satunya di Indonesia.

Closing meeting dilakukan pada hari Kamis tanggal 2 Maret 2017 disampaikan oleh Lead Asesor dengan penyampaian beberapa temuan ketidaksesuaian yang perlu ditindak lanjuti oleh Laboratorium Inovasi TIK dalam waktu yang telah ditentukan. Pada kesempatan ini  Direktur PTE , Dr. Yudi Purwantoro, yang juga bertindak sebagai  manajemen puncak menyampaikan bahwa akan berupaya untuk segera melakukan tindakan perbaikan dan berharap tindakan perbaikan yang dilakukan dapat memenuhi kesesuaian yang dipersyaratkan guna mempertahankan sertifikat akreditasi yang sudah diperoleh dan penambahan ruang lingkup pengujian diterima/disetujui.

SMART Office Modul Indoor Navigasi PTE

Salah satu kegiatan konvergensi telemedicine adalah pemanfaatan teknologi IoT untuk keperluan Prasarana dan Sarana kesehatan, salah satunya adalah Smart Hospital, sebagai turunan dari  sistem smart Office. Berbasiskan Navigasi Indoor yang telah dikembangkan oleh Tim Konvergensi PTE, maka disusun, di desain konsep smart office PTE BPPT.

Smart office yang dikembangkan mengacu pada posisi object yang diidentifikasikan berdasarkan titik lokasi terhadap level signal dari Bluetooth Low Energy, yang menjadi Beacon referensi dalam sebuah ruangan. Penempatan beacon BLE diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan dapat mencakup area kerja dari sistem yang diinginkan.

Sebagai lokasi ujicoba lingkungan perkantoran dari sistem Smart office yang dikembangkan oleh BPPT, diujicobakan pada lingkungan pergudangan di PT. Sigma Citra Utama. PT. Sigma Citra Utama adalah anak usaha milik PT Elnusa dimana salah satu bisnisnya adalah jasa penyimpanan dokumentasi hasil ekplorasi Migas milik KSO PT. Pertamina. Kondisi ini akan setara pemanfaatannya pada logistik Rumah Sakit yang membutuhkan identifikasi khusus terhadap logistik perangkat kesehatan dan obat obatan.

Dalam Pengelolaan Logistik ataupun dokumen ini diperlukan akses yang cepat terhadap setiap obyek logistik jika user atau pemilik logistik membutuhkan dokumen tersebut untuk diambil dari lokasi tempat penyimpanan.

Untuk keperluan tersebut PTE membuat sebuah solusi teknologi dengan memanfaatkan Bluetooth Low Energi sebagai alat bantu navigasi bagi operator didalam Warehouse dalam proses pengambilan dokumen yang diperlukan tersebut dengan memasukan nomor order dari pemesanan dokumen tersebut dalam aplikasi Smartwarehouse Dalam pengujian pertama kali  masih terdapat kendala pada aplikasi Smartwarehouse dimana sinyal dari BLE masih tidak stabil karena adanya efek multipath.

Pada kesempatan pengujian yang kedua kali ini, tanggal 14 Februari 2017 kami melakukan percobaan dengan memperbaiki algorithma deteksi sinyal BLE dengan menggunakan metode Fingerprint dimana beberapa BLE ditempatkan pada beberapa lokasi sebagai titik referensi yang kemudian dilakukan perekaman data dibeberapa titik sebagai referensi titik acuan atau Fingerprint.

Pada pengujian kali ini didapatkan hasil penentuan titik lokasi personal yang membawa smartphone dengan aplikasi Smartwarehouse yang lebih akurat.

Login Form

Hubungi Kami

Gedung Teknologi Informasi, Komunikasi dan Elektronika, No. 254
Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang 15314

Tel: (021) 75791272 Ext. 3555

Fax: (021) 75791266